Rangkuman Pengajian Malam Senin 25 November 2018

"Lelaki Adalah Pemimpin" oleh KH. Drs. Dzikron Abdullah

Surah AN- NISA: 34

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

(Terjemahan)

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha tinggi lagi maha besar.

Lelaki adalah pemimpin kaum wanita, lelaki dikatakan seorang pemimpin karena memiliki beberapa alasan, yaitu :

1).  Seorang lelaki memiliki keunggulan akal yang sempurna, dibanding kaum wanita. Dengan rasio 60% akalnya dan 40% emosionalnya.

2). Amalan dalam taat kepada ALLAH SWT sempurna tanpa adanya masa haid,  seperti layaknya wanita.

Kemudian adanya tanggung jawab yang harus disadari oleh lelaki. Seperti:

1). Wajib bagi seorang lelaki untuk memimpin sholat.

2). Bertanggung jawab masalah harta, baik dalam mencari dan menggunakannya.

3). Bertanggung jawab pada suatu pernikahan.

4). Lelaki yang memiliki harta wajib untuk di nafkah-kan.

Jika seorang lelaki adalah pemimpin, maka yang jadi makmumnya adalah seorang wanita. Keduanya memiliki peran yang sangat penting.  Dikatakan bahwa wanita yang manut patuh kepada suaminya (lelaki) karena ALLAH SWT dia menjaga diri saat suami pergi dan harta suami (maka ALLAH SWT akan menjaganya). Ada satu kisah lelaki di Zaman Nabi yang ikut berperang, namun sebelum Berangkat, dia sempat berpesan kepada istrinya, “sayangku, selama aku pergi,  kamu jangan keluar dari rumah,  sampai aku pulang dari berperang “. Akhirnya lelaki tersebut pergi.

Ditengah peperangan itu,  ada kabar buruk yang datang dari ayah mertuanya, bapak dari istrinya sakit.  Kemudian seseorang itu datang menemui sang istri,  untuk memberi kabar tersebut, dan berharap bisa datang untuk mejenguk ayahnya yang sedang sakit.  Tetapi wanita tersebut tidak mau menjenguk ayahnya,  karena telah berjanji kepada suaminya untuk tidak keluar rumah, sampai suaminya pulang.  Begitulah jawaban dari sang istri, hingga ayahnya meninggal dunia- pun tetap sama tidak datang. Waktu berlalu akhinya lelaki itu pulang,  dan mengetahui hal tersebut. Lalu Rasulallah bersabda; bersyukurlah orang tua yang memiliki anak tersebut,  karena kepatuhannya kepada suami. Dosa dosanya telah diampuni oleh ALLAH SWT.

Kemudian penting nya seorang pemimpin dalam beramal.  Jika sudah memenuhi tanggung jawab, maka jangalah meminta balasan dalam bentuk tunai yang terlihat oleh mata,  sebab segala yang terbaik nanti adanya di akhirat. Ketika beramal harus sungguh -sungguh (temenan) karena sebenarnya amal itu untuk dirimu sendiri.  Jika amal tersebut karena hawa nafsu maka rugi,  tidak dapat apa-apa. Maka niatkan segala amal baik yang kita lakukan semata-mata karena ALLAH SWT.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close